ANALISIS POTENSI RESIKO BAHAYA MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION AND RISK ASSESSMENT (HIRA) DAN JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) GUNA MEMINIMALKAN KECELAKAAN PADA UMKM WONDIS (Studi Kasus pada UMKM Wondis) ANALYSIS OF POTENTIAL RISK OF HAZARDS USING HAZARD IDENTIFICATION AND RISK ASSESSMENT (HIRA) AND JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) METHODS TO MINIMIZE ACCIDENTS IN UMKM WONDIS (Studi Kasus pada UMKM Wondis)

Putra, M Irfan Ardiyanto and Apsari, Ayudyah Eka (2023) ANALISIS POTENSI RESIKO BAHAYA MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION AND RISK ASSESSMENT (HIRA) DAN JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) GUNA MEMINIMALKAN KECELAKAAN PADA UMKM WONDIS (Studi Kasus pada UMKM Wondis) ANALYSIS OF POTENTIAL RISK OF HAZARDS USING HAZARD IDENTIFICATION AND RISK ASSESSMENT (HIRA) AND JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) METHODS TO MINIMIZE ACCIDENTS IN UMKM WONDIS (Studi Kasus pada UMKM Wondis). Tugas Akhir thesis, University of Technology Yogyakarta.

[img] Text
5190611029 M IRFAN ARDIYANTO PUTRA-ABSTRAK.pdf

Download (86kB)

Abstract

ABSTRAK Pawon Gendis merupakan salah satu KWT (Kelompok Wanita Tani) dari 200 kelompok yang tersebar di Kulon Progo yang merupakan salah satu pemasok kebutuhan pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta di sektor andalan, yaitu sektor pertanian tepatnya Salakmalang, Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo, Derah Istimewa Yogyakarta 55672. KWT (Kelompok Wanita Tani) Pawon Gendis memproduksi berbagai olahan cokelat dan pegagan. Produk olahannya terbuat dari cokelat dan pegagan. Salah satu produknya adalah Won.dis Cokelat yang berbahan dasar dari kakao lokal. Produk Won.dis Cokelat di antaranya cokelat pegagan, dark cokelat, milk cokelat, cokelat dengan varian rasa, cocoa powder, chocklut / cokelat gula semut, granola kokoa nut, dan lain-lain. Pengumpulan data ini dilakukan dengan observasi kelapangan dan wawancara dengan para pekerja dan ketua Pengumpulan data ini dilakukan dengan observasi kelapangan dan wawancara dengan para pekerja dan pemilik UMKM Wondis. Terdapat masalah dalam perusahaan ini yaitu kurangnya pelaksanaan K3 pada setiap area produksi, dengan tujuan identifikasi potensi bahaya, mengetahui nilai level resiko, memberikan rekomendasi pengendalian. Setelah dilakukan perhitungan metode HIRA dan didapatkan nilai resiko kecelakaan kerja kategori tinggi 32%, kategori sedang 48%, dan kategori rendah 20%. Kemudian perhitungan SPSS uji T-Test didapatkan nilai yaitu Interpretasi hasil dari uji T-Test berpasangan tersebut terdapat bahwa rata-rata perbedaan antara RK sebelum pengendalian dan R sesudah pengendalian adalah sebesar 8.080. Hasil dari perhitungan nilai T adalah sebesar 5,485 dengan -value 0,00 sehingga dengan kata lain secara statistik adanya perbedaan antara rata-rata RK sebelum pengendalian dan RK sesudah pengendalian nilai p-value 0,00 kurang dari nilai deviasi 0,05. Kata kunci: Hazard Identification Risk Assessmen (HIRA) and Job Safety Analysis (JSA). ABSTRACT Pawon Gendis is one of the KWT (Women Farmers Group) of 200 groups spread across Kulon Progo which is one of the suppliers of food needs in the Special Region of Yogyakarta in the mainstay sector, namely the agricultural sector to be precise Salakmalang, Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo, Special Region of Yogyakarta 55672. KWT (Women Farmers Group) Pawon Gendis produces various processed chocolate and gotu kola. Processed products are made from chocolate and gotu kola. One of its products is Won.dis Chocolate which is made from local cocoa. Won.dis Chocolate products include gotu kola chocolate, dark chocolate, milk chocolate, chocolate with various flavors, cocoa powder, chocklut / brown sugar ants, granola cocoa nut, and others. This data collection was carried out by field observation and interviews with workers and the chairman. This data collection was carried out by field observation and interviews with UMKM Wondis workers and owners. There is a problem in this company, namely the lack of implementation of K3 in each production area, with the aim of identifying potential hazards, knowing the value of the risk level, providing control recommendations. After calculating the HIRA method, the high category work accident risk value is 32%, the medium category is 48%, and the low category is 20%. Then the calculation of the SPSS T-Test test obtained a value, namely the interpretation of the results from the paired T-Test, it was found that the average difference between the RK before control and R after control was 8,080. The result of calculating the T value is 5.485 with a -value of 0.00 so in other words statistically there is a difference between the average RK before control and RK after control the p-value of 0.00 is less than the deviation value 0.05. Keywords: Hazard Identification Risk Assessment (HIRA) and Job Safety Analysis (JSA).

Item Type: Thesis (Skripsi, Tugas Akhir or Kerja Praktek) (Tugas Akhir)
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Teknik Industri
Depositing User: Kaprodi S1 Teknik Industri UTY
Date Deposited: 26 Jul 2023 07:46
Last Modified: 26 Jul 2023 07:46
URI: http://eprints.uty.ac.id/id/eprint/13191

Actions (login required)

View Item View Item