PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DAN ARAH PERKEMBANGAN AREA TERBANGUN DI KAWASAN INDUSTRI PRINGAPUS, KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2012-2024

Shafa Choirunisa, Dinar and Wahyuhana, Ratika Tulus (2025) PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DAN ARAH PERKEMBANGAN AREA TERBANGUN DI KAWASAN INDUSTRI PRINGAPUS, KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2012-2024. Tugas Akhir thesis, University of Technologi Yogyakarta.

[img] Text
5211511061_Dinar Shafa Choirunisa.pdf

Download (149kB)

Abstract

ABSTRAK Kawasan Industri Pringapus merupakan bukti adanya konversi lahan akibat industrialisasi yang didorong oleh Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Semarang. Meskipun banyak pelaku usaha mengajukan permohonan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk pengembangan industri, sebagian lokasi tidak berada di kawasan peruntukan industri dan berstatus Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Penelitian ini mengkaji dinamika perubahan tutupan lahan dan arah perkembangan lahan terbangun di Kawasan Industri Pringapus selama periode tahun 2012-2024. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif, penelitian ini memanfaatkan citra satelit resolusi sangat tinggi tahun 2012 dan 2024 dengan teknik pengumpulan data secara primer (observasi lapangan dan wawancara) dan data sekunder (studi literatur). Proses analisis data melalui digitasi on screen kemudian menggunakan metode Land Change Modeler pada software TerrSet dan analisis overlay untuk memperoleh data arah perkembangan lahan terbangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan tutupan lahan didominasi oleh konversi lahan pertanian menjadi bangunan umum seluas 32,08 hektar dikarenakan faktor posisi strategis kawasan, ketersediaan tenaga kerja usia produktif, dukungan kebijakan pemerintah, dan transformasi ekonomi di sekitar kawasan industri. Arah perkembangan lahan terbangun menunjukkan dominasi tertinggi berada pada arah timur (kuadran IV) yang mencapai 15,31% dengan rata-rata pertambahan 1,79 ha/tahun. Faktor pendorong utama perkembangan ke arah timur adalah kedekatan dengan industri, kemudahan aksesibilitas, serta ketersediaan area terbuka dan lahan pertanian yang masih luas yang berdampak pada kenaikan harga jual lahan dari waktu ke waktu. Industri PT. Gemah Makmur Sejahtera dan sebagian PT. Ali Bangun Negeri tidak sesuai dengan kebijakan RTRW Kabupaten Semarang Tahun 2023-2043 yaitu berada di Kawasan Tanaman Pangan. Kata Kunci: Kawasan Industri, Perubahan Lahan, Arah Perkembangan Lahan Terbangun ABSTRACT The Pringapus Industrial Estate is evidence of land conversion due to industrialization driven by the Regional Regulation on Regional Spatial Planning (RTRW) of Semarang Regency. Although many business actors have applied for the Suitability of Space Utilization Activities (KKPR) for industrial development, some locations are not in industrial areas and have the status of Protected Rice Fields (LSD). This study examines the dynamics of land cover change and the direction of land development in the Pringapus Industrial Estate during the period of 2012-2024. Using descriptive quantitative research methods, this study utilizes very high-resolution satellite images in 2012 and 2024 with primary data collection techniques (field observation and interviews) and secondary data (literature studies). The data analysis process through on-screen digitization then uses the Land Change Modeler method in TerrSet software and overlay analysis to obtain data on the direction of land development. The results of the study show that the change in land cover is dominated by the conversion of agricultural land into public buildings covering an area of 32.08 hectares due to the factors of the strategic position of the area, the availability of productive age labor, government policy support, and economic transformation around the industrial area. The direction of development of built land shows that the highest dominance is in the east (quadrant IV) which reaches 15.31% with an average increase of 1.79 ha/year. The main driving factors for development to the east are proximity to industry, ease of accessibility, and the availability of open areas and still large agricultural land which has an impact on increasing land selling prices over time. Industri PT. Gemah Makmur Sejahtera and part of PT. Ali Bangun Negeri is not in accordance with the Semarang Regency RTRW policy for 2023-2043, which is in the Food Crop Area. Keywords: Industrial Estates, Land Changes, Direction of Development of Developed Land

Item Type: Thesis (Skripsi, Tugas Akhir or Kerja Praktek) (Tugas Akhir)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Perencanaan Wilayah dan Kota
Depositing User: Kaprodi S1 PWK UTY
Date Deposited: 07 Oct 2025 03:28
Last Modified: 07 Oct 2025 03:28
URI: http://eprints.uty.ac.id/id/eprint/19113

Actions (login required)

View Item View Item