Wijayanto, Martinus Ferry and Nugroho, Andung Jati (2025) ANALISIS POTENSI BAHAYA DAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE HAZARD AND OPERABILITY STUDY (HAZOP) DAN WHAT-IF ANALYSIS PADA PEKERJA LAPANGAN DI BPJ BINA MARGA WILAYAH PATI (STUDI KASUS : BPJ BINA MARGA WILAYAH PATI). Tugas Akhir thesis, University of Technology Yogyakarta.
|
Text
5200611061 MARTINUS FERRY WIJAYANTO_ABSTRAK.pdf Download (206kB) |
Abstract
ABSTRAK Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek fundamental dalam sektor konstruksi, terutama dalam pekerjaan lapangan yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya dan risiko kecelakaan kerja pada pekerja lapangan di BPJ Bina Marga Wilayah Pati dengan menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP) dan What-If Analysis. Metode HAZOP digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya berdasarkan analisis sistematik terhadap parameter kerja yang mungkin mengalami penyimpangan. Sementara itu, What-If Analysis melibatkan identifikasi skenario-skenario risiko melalui pendekatan hipotetis yang berfokus pada pertanyaan "what-if" untuk menggambarkan berbagai kemungkinan bahaya. Hasil penelitian mengidentifikasi berbagai potensi bahaya, termasuk paparan debu dan polutan, penggunaan alat berat yang tidak sesuai prosedur, kurangnya penerapan standar operasional, serta ketidakpatuhan dalam penggunaan alat pelindung diri (APD). Risiko yang teridentifikasi memiliki dampak signifikan terhadap keselamatan pekerja, seperti cedera fisik, gangguan pernapasan, hingga kecelakaan fatal. Dalam upaya mitigasi, penelitian ini merekomendasikan penerapan program pelatihan intensif untuk pekerja, peningkatan pengawasan terhadap pelaksanaan prosedur kerja, pengadaan dan pemantauan penggunaan APD yang memadai, serta perancangan dan implementasi prosedur operasi standar (SOP) yang komprehensif dan spesifik sesuai dengan kondisi kerja di lapangan. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya peran manajemen dalam menciptakan budaya keselamatan kerja yang proaktif, termasuk pemberian sanksi terhadap pelanggaran K3 dan penguatan sistem pelaporan insiden. Dengan pendekatan analisis risiko yang komprehensif, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam upaya peningkatan keselamatan kerja di sektor konstruksi, khususnya di BPJ Bina Marga Wilayah Pati. Temuan ini memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi angka kecelakaan kerja dan meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat. Kata kunci: keselamatan kerja, HAZOP, What-If Analysis, BPJ Bina Marga, potensi bahaya, mitigasi risiko. ABSTRACT Occupational safety and health (K3) is a fundamental aspect of the construction sector, particularly in fieldwork with a high risk of work-related accidents. This study aims to analyze the potential hazards and risks associated with work accidents among field workers at BPJ Bina Marga in the Pati Region, utilizing the Hazard and Operability Study (HAZOP) and What-If Analysis methods. The HAZOP method is employed to identify potential hazards through a systematic analysis of work parameters that may experience deviations. In contrast, What-If Analysis involves identifying risk scenarios through a hypothetical approach focusing on "what-if" questions to explore possible hazards. The study's results identified several potential hazards, including exposure to dust and pollutants, using heavy equipment that does not comply with established procedures, insufficient implementation of operational standards, and non-compliance with personal protective equipment (PPE). The risks that have been identified have a significant impact on the safety of workers, including physical injuries, respiratory disorders, and fatal accidents. To mitigate these issues, the study suggests implementing rigorous training programs for employees, increased supervision of work procedures, procurement and oversight of appropriate PPE usage, and developing and implementing comprehensive and specific standard operating procedures (SOPs) tailored to field working conditions. This study emphasizes management's role in fostering a proactive work safety culture, which includes enforcing penalties for K3 violations and enhancing the incident reporting system. By taking a comprehensive approach to risk analysis, this study is anticipated to serve as a benchmark in the ongoing efforts to enhance workplace safety within the construction sector, focusing on the BPJ Bina Marga Pati Region. These findings significantly contribute to reducing the number of work accidents and improving worker welfare through a safer and healthier work environment. Keywords: work safety, HAZOP, What-If Analysis, BPJ Bina Marga, potential hazards, risk mitigation.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tugas Akhir or Kerja Praktek) (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Teknik Industri |
| Depositing User: | Kaprodi S1 Teknik Industri UTY |
| Date Deposited: | 28 Oct 2025 07:26 |
| Last Modified: | 28 Oct 2025 07:26 |
| URI: | http://eprints.uty.ac.id/id/eprint/19351 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
