Febianto, Ardian and Setyawati, Endang (2026) PENERAPAN ARSITEKTUR ECO-CULTURE PADA RANCANGAN TOURISM INFORMATION CENTER DI WILAYAH SLEMAN TIMUR APPLYING ECO-CULTURE ARCHITECTURE IN THE DESIGN OF A TOURISM INFORMATION CENTER IN THE EAST SLEMAN REGION. Tugas Akhir thesis, UNIVERSITY OF TECHNOLOGY YOGYAKARTA.
|
Text
ABSTRAK-5210911029-ARDIAN FEBIANTO - Ardian Febianto.pdf Download (161kB) |
|
|
Text
ABSTRAK-5210911029-ARDIAN FEBIANTO - Ardian Febianto.pdf Download (161kB) |
Abstract
Kabupaten Sleman memiliki banyak potensi pariwisata dan budaya yang sangat beragam khususnya pada wilayah Sleman Timur yang memiliki tujuan pengembangan kawasan strategis. Wilayah ini menjadi kawasan yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Daya tarik wisata budaya, yang meliputi candi, museum, kota dan desa wisata masih menjadi daya tarik wisata favorit wisatawan. Meskipun memiliki potensi yang besar, kawasan ini belum memiliki fasilitas pusat informasi pariwisata yang mampu memberikan layanan informasi terpadu, edukatif, dan representatif bagi wisatawan. Akibatnya, penyebaran informasi tentang destinasi wisata masih terbatas, sehingga banyak wisatawan tidak mengetahui keberadaan dan keunikan objek-objek wisata di wilayah ini secara menyeluruh. Perancangan Tourism Information Center mengacu pada pendekatan Eco-Culture yang dapat mempertimbangkan aspek-aspek lingkungan, sosial, dan budaya wilayah Sleman Timur. Pendekatan Eco-Culture pada perancangan ini agar menyelaraskan bangunan dengan kondisi lingkungan sekitar dan mempertahankan unsur lokalitas daerah. Hasil perancangan Tourism Information Center diharapkan dapat berfungsi mendukung potensi pariwisata di wilayah Sleman Timur sebagai pusat informasi, promosi, dan edukasi pariwisata yang berperan aktif dalam menghubungkan wisatawan dengan potensi budaya dan alam setempat. Sleman Regency boasts a wealth of diverse tourism and cultural assets, particularly in East Sleman, a strategically important development area. This region is the most frequented by tourists. Cultural attractions, including temples, museums, and tourist towns and villages, remain popular draws. Despite its significant potential, the region lacks a tourism information center capable of providing comprehensive, integrated, and educational services to visitors. Consequently, the dissemination of information about tourist destinations is limited, leaving many tourists unaware of the region’s unique attractions and overall offerings. The design of the Tourism Information Center is based on an Eco-Culture approach, which considers the environmental, social, and cultural aspects of East Sleman. This approach harmonizes the building with its surrounding environment while preserving local elements. The resulting Tourism Information Center is expected to enhance East Sleman’s tourism potential by serving as a hub for information, promotion, and education, actively connecting tourists with the region’s cultural and natural resources.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tugas Akhir or Kerja Praktek) (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pusat Informasi Pariwisata, Arsitektur Eco-Culture, Pariwisata Sleman Tourism Information Center, Eco-Culture Architecture, Sleman Tourism |
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Arsitekur |
| Depositing User: | Kaprodi S1 Arsitektur UTY |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 08:28 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 08:28 |
| URI: | http://eprints.uty.ac.id/id/eprint/19871 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
