Munandar, Luthfi Imam and Yudhanta, Widi Cahya (2026) PERANCANGAN TAMAN BUDAYA DAN RUANG KREATIF SLEMAN Dengan Pendekatan Kontekstual DESIGNING SLEMAN CULTURAL PARK AND CREATIVE SPACE Using a Contextual Approach. Tugas Akhir thesis, UNIVERSITY OF TECHNOLOGY YOGYAKARTA.
|
Text
ABSTRAK-5210911169-LUTHFI IMAM MUNANDAR - Luthfi Imam.pdf Download (213kB) |
Abstract
Perancangan Taman Budaya dan Ruang Kreatif Sleman dilatar belakangi oleh kebutuhan Kabupaten Sleman akan fasilitas representatif yang mampu mewadahi aktivitas seni, budaya, dan industri kreatif, sejalan dengan amanat regulasi daerah seperti Peraturan Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2017 dan Peraturan Gubernur DIY Nomor 40 Tahun 2014. Meskipun Sleman memiliki potensi budaya yang tinggi, ketersediaan infrastruktur pendukung kebudayaan masih terbatas. Proyek ini bertujuan menciptakan ruang yang tidak hanya melindungi dan mengembangkan warisan budaya tradisional maupun modern, tetapi juga mendorong kreativitas masyarakat melalui penyediaan fasilitas yang inklusif, edukatif, dan fungsional. Pendekatan arsitektur kontekstual diterapkan untuk menjaga keselarasan bangunan dengan lingkungan sosial, budaya, dan fisik sekitar, terutama karena lokasi tapak berada di Kalurahan Banyurejo yang merupakan kawasan rintisan budaya dan jalur koridor menuju kawasan cagar budaya. Metode perancangan meliputi pengumpulan data melalui survei lapangan, studi literatur, studi kasus, analisis tapak, analisis budaya, serta sintesis konsep meliputi tatanan massa, lanskap, sirkulasi, struktur, dan utilitas. Hasil perancangan menghasilkan konsep kawasan yang membentuk ruang ekspresi budaya dengan elemen-elemen utama seperti pendopo joglo, gedung pertunjukan, amphitheatre, ruang kreatif, serta ruang luar yang adaptif terhadap iklim dan karakter lokal. Perancangan ini diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat pemajuan kebudayaan, ruang interaksi sosial, serta destinasi wisata edukatif yang mampu memperkuat identitas budaya Sleman sekaligus mendukung perkembangan industri kreatif lokal. Melalui penerapan arsitektur kontekstual, rancangan ini berupaya menghadirkan bangunan yang menyatu dengan lingkungan, merefleksikan nilai-nilai lokal, dan memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. The design of the Sleman Cultural Park and Creative Space is driven by Sleman Regency's need for representative facilities that can accommodate activities related to arts, culture, and the creative industry. This aligns with the mandates of regional regulations, such as the Yogyakarta Special Region Regulation Number 3 of 2017 and the DIY Governor Regulation Number 40 of 2014. Although Sleman possesses significant cultural potential, the availability of supporting cultural infrastructure remains limited. This project aims to create a space that not only preserves and develops both traditional and modern cultural heritage but also fosters community creativity by providing inclusive, educational, and functional facilities. A contextual architectural approach is employed to ensure the building harmonizes with the surrounding social, cultural, and physical environment, particularly given the site's location in Banyurejo Village, a pioneering cultural area and a corridor leading to the cultural heritage zone. The design methodology includes data collection through field surveys, literature reviews, case studies, site and cultural analyses, and concept synthesis encompassing massing, landscape, circulation, structure, and utilities. The resulting design concept creates a space for cultural expression, featuring key elements such as a joglo pavilion, performance hall, amphitheater, creative spaces, and outdoor areas that adapt to the local climate and character. This design is intended to serve as a center for cultural advancement, a venue for social interaction, and an educational tourism destination that strengthens Sleman's cultural identity while supporting the growth of the local creative industry. By applying contextual architecture, the design aims to create a building that harmonizes with the environment, reflects local values, and meets the community’s needs sustainably.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tugas Akhir or Kerja Praktek) (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Budaya, Kreatif, Arsitektur Kontekstual, Pelestarian Budaya. Culture, Creative, Contextual Architecture, Cultural Preservation |
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Arsitekur |
| Depositing User: | Kaprodi S1 Arsitektur UTY |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 09:02 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 09:02 |
| URI: | http://eprints.uty.ac.id/id/eprint/19878 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
