Pikriansyah, Fahri Aziz and Setiawan, Danny (2023) ANALISIS DAERAH RAWAN KECELAKAAN DENGAN MENGGUNAKAN BLACK SPOT DAN BLACK SITE PADA JALAN RAYA DI KABUPATEN BANTUL, YOGYAKARTA Studi Kasus : (Ruas Jalan Parangtritis KM 9 Sampai KM 15) ANALYSIS OF ACCIDENT PRONE AREAS USING BLACK SPOT AND BLACK SITE ON HIGH ROADS IN BANTUL DISTRICT, YOGYAKARTA Case Study: (Parangtritis Road Section KM 9 to KM 15). Tugas Akhir thesis, University Of Technology Yogyakarta.
|
Text
5180811126_FAHRI AZIZ PIKRIANSYAH_ABSTRAK - Fahri Aziz1.pdf Download (98kB) |
Abstract
Jalan raya merupakan prasarana transportasi yang paling besar pengaruhnya terhadap perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat. Angka kecelakaan di Indonesia masih sangat tinggi dan mengakibatkan kerugian yang besar. Salah satu ruas jalan di wilayah Kabupaten Bantul yang kerap terjadi kecelakaan yaitu terdapat pada ruas jalan Parangtritis, Berdasarkan data Kepolisian Bantul, selama tahun 2021 s/d 2022, terdapat sekitar 133 kecelakaan pada ruas jalan Parangtritis KM 9-15. penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengetahui Black Site, Black Spot, dan mengetahui kelayakan kondisi jalan serta fasilitas jalan didaerah rawan kecelakaan Ruas Jalan Parangritis. Penelitian ini menggunakan metode audit keselamatan jalan (AKJ). Pengumpulan data dilakukan dengan mencari data primer dan data skunder. Data primer yang diambil berupa lebar jalan, bahu jalan, mencatat kelengkapan rambu rambu, penerangan jalan, marka jalan dan geometrik jalan. Data skunder terdiri dari data kecelakaan lalu lintas tahun 2021 s/d 2022. Hasil pengumpulan data kecelakaan lalu lintas yang diambil pada jalan raya Parangtritis Km 9-15 persentasi tertinggi yaitu luka ringan dengan angka 51%, kondisi baik/tidak luka yaitu 44%, korban meninggal dunia yaitu 5% dan luka berat dengan persentasi terkecil yaitu 0%. Berdasarkan analisis Z-Score untuk analisi daerah rawan kecelakaan (Black Site) dapat diketahui kecelakaan tertinggi pada ruas jalan Parangtritis Km 11. Dimana nilai Z-Score menunjukan angka 1,1151 termasuk kelas I. sedangkan analisis cusum titik rawan kecelekaan tertinggi terjadi pada jalan raya Parangtritis simpang 4 Bakulan dengan nilai 8,5. Maka dapat disimpulkan Black Site tertinggi terjadi pada ruas jalan Parangtritis Km 11 dan untuk Black Spot tertinggi terdapat di simpang 4 bakulan. sehingga pada daerah rawan kecelakaan perlu adanya perbaikan dan pengecekan secara berkala pada ruas jalan raya parangtritis. Kata kunci : Black Spot, Black Site, Lalu Lintas, Kecelakaan Highways are the transportation infrastructure that has the greatest influence on the social and economic development of society. The accident rate in Indonesia is still very high and results in huge losses. One of the roads in the Bantul Regency area where accidents often occur is on the Parangtritis road. Based on data from the Bantul Police, from 2021 to 2022, there have been around 133 accidents on the Parangtritis KM 9-15 road section. This study aims to analyze and determine the Black Site, Black Spot, and determine the feasibility of road conditions and road facilities in accident-prone areas of Jalan Parangritis. This study uses the road safety audit (AKJ) method. Data collection is done by looking for primary data and secondary data. Primary data taken is in the form of road width, road shoulders, noting the completeness of signs, street lighting, road markings and road geometry. Secondary data consists of traffic accident data from 2021 to 2022. The results of collecting traffic accident data were taken on the Parangtritis Km 9-15 highway, the highest percentage was minor injuries with a rate of 51%, good condition/no injuries, namely 44%, death toll is 5% and serious injuries with the smallest percentage is 0%. Based on the Z-Score analysis for the analysis of accident-prone areas (Black Site) it can be seen that the highest accidents are on the Parangtritis Km 11 road section. Where the Z-Score value shows the number 1.1151 including class I. Meanwhile the highest accident-prone point analysis occurs on highways Parangtritis intersection 4 Bakulan with a value of 8.5. So it can be concluded that the highest Black Site occurs on the Parangtritis Km 11 road section and for the highest Black Spot is at the 4 Bakulan intersection. so that in accident-prone areas it is necessary to repair and check periodically on the Parangtritis highway. Keywords : Black Spot, Black Site, Traffic, Accident
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tugas Akhir or Kerja Praktek) (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | Kaprodi S1 Teknik Sipil UTY |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 02:50 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 02:50 |
| URI: | http://eprints.uty.ac.id/id/eprint/20061 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
