Analisis Batas Kestabilan Steady State Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap Yang Terhubung Ke Jaringan (Studi Kasus Di PLTU Lestari Banten Energy)

Febrianto, Erdy and Alfi, Ikrima (2018) Analisis Batas Kestabilan Steady State Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap Yang Terhubung Ke Jaringan (Studi Kasus Di PLTU Lestari Banten Energy). Tugas Akhir thesis, University of Technology Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Naskah Publikasi_Erdy Febrianto_5140711019.pdf

Download (374kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Kestabilan sistem tenaga listrik didefinisikan sebagai kemampuan dari sistem untuk menjaga kondisi operasi yang seimbang dan kemampuan sistem tersebut untuk kembali ke kondisi operasi normal ketika terjadi gangguan. Sedangkan ketidakstabilan sistem dapat terjadi dalam berbagai bentuk, tergantung dari konfigurasi sistem dan model operasinya. Sistem akan masuk pada kondisi ketidakstabilan tegangan ketika terjadi gangguan, peningkatan beban atau pada saat terjadi perubahan kondisi sistem yang disebabkan oleh drop tegangan yang tidak terkontrol. Stabilitas steady-state dapat didefinisikan sebagai kemampuan sistem tenaga listrik untuk tetap menjaga sinkronisasi diantara mesin dalam sistem dan saluran external apabila terjadi perubahan beban baik secara normal ataupun lambat. Batas stabilitas syarat diterapkan untuk kondisi tunak dan kondisi sementara. Sistim PU (Per-Unit), merupakan cara penyederhanaan suatu nilai perhitungan yang sangat bermanfaat dalam analisa sistem tenaga listrik, yang melibatkan saluran transmisi, transformator dan generator. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan saat pelaksanaan peneltian tugas akhir di PT. Lestari Banten Energy, diawali dengan observasi dilapangan kemudian studi literatur setelah itu pengambilan dan pengolahan data, selanjutnya studi bimbingan dan yang terakhir yakni pembuatan laporan. Tahapan ini di lakukan untuk memperoleh data-data mesin pada pembangkit antara lain turbin, generator, transformator, dan data transmisi. Sehingga pada tugas akhir ini penulis mengambil judul “Analisis Batas Kestabilan Steady State Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap Yang Terhubung Ke Jaringan (Studi Kasus di PLTU Lestari Banten Energy)” yang bertujuan untuk menganalisis kestabilan steady state yang terhubung ke jaringan pada PLTU Lestary Banten Energy. Kesimpulan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui batas kestabilan steady-state yang dimungkinkan ditransfer melalui jaringan transmisi dalam satuan per-unit, untuk daya maksimum yang dimungkinkan ditransfer melalui dalam satuan per-unit untuk jaringan new balaraja 1 dan new balaraja 2 masing-masing sebesar 17.126 p.u atau 8563 MW dan untuk daya maksimum yang dimungkinkan ditransfer melalui jaringan new suralaya 1 dan new suralaya 2 yakni sebesar 24.9 p.u atau 12472.83 MW. Jadi sistem masih dikatakan stabil jika daya maksimal pembangkit masih kurang atau dibawah dari batas daya maksimal sistem secara steady-state. Atau sebaliknya jika daya maksimal pembangkit melebihi batas daya maksimal dari sistem secara steady-state maka sistem dikatakan tidak stabil. Kata Kunci: Kestabilan, Stabilitas Steady-State, Daya Maksimum ABSTRACT The stability of the electrical system is defined as the ability of the system to maintain balanced operating conditions and the ability of the system to return to normal operating conditions when interference occurs. While system instability can occur in various forms, depending on the configuration of the system and its operation model. The system will enter under conditions of voltage instability when there is interference, increased load or in the event of changes in system conditions caused by uncontrolled voltage drop. Steady-state stability can be defined as the ability of the power system to maintain synchronization between machines in the system and external channels in case of load changes either normally or slowly. The terms stability limits are applied for steady conditions and temporary conditions. The PU (Per-Unit) system is a simplified way of calculating a very useful value in power system analysis, involving transmission lines, transformers and generators. This research is done through several stages during the implementation of final research in PT. Lestari Banten Energy, beginning with observation field then study of literature after that data retrieval and processing, next study guidance and the last that is making report. This stage is done to obtain the engine data on the plant, among others turbine, generator, transformer, and data transmission. So in this thesis the author took the title "Steady State Steam Boundary Analysis On Steam Power Plant Connected To The Network (Case Study in PLTU Lestari Banten Energy)" which aims to analyze the stability of steady state connected to the network in PLTU Lestary Banten Energy. The conclusion of this research is to know the steady-state stability limit which is possible to be transferred through the transmission network in units per unit, for maximum possible power transferred through unit per unit for new balaraja 1 and new balaraja 2 networks respectively 17,126 pu or 8563 MW and for maximum possible power transferred over the new suralaya 1 and new suralaya 2 networks of 24.9 pu or 12472.83 MW. So the system is still said to be stable if the maximum power of the plant is still less or below the maximum system power limit in steady-state. Or vice versa if the maximum power of the plant exceeds the maximum power limit of the system in steady-state system is said to be unstable. Keywords: Stability, Steady-State Stability, Maximum Power

Item Type: Thesis (Skripsi, Tugas Akhir or Kerja Praktek) (Tugas Akhir)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Informasi dan Elektro > S1 Teknik Elektro
Depositing User: UTY MS Hendriyawan Achmad
Date Deposited: 19 Nov 2018 02:42
Last Modified: 19 Nov 2018 02:42
URI: http://eprints.uty.ac.id/id/eprint/2366

Actions (login required)

View Item View Item