ANALISIS JSA DAN IBPRP BERDASARKAN PERMEN PUPR No.21 TAHUN 2019 Studi Kasus: Pekerjaan Struktur Balok Pada Proyek Pembangunan Gedung Layanan Pembelajaran Fakultas ISIP Universitas Jenderal Soedirman ANALYSIS OF JSA AND IBPRP BASED ON REGULATION OF THE MINISTER OF PUPR No.21 of 2019 Case Study: Block Structure Work in the Learning Service Building Project of the Faculty of ISIP, Jenderal Soedirman University

Setiabudi, Feri and Bhaskara, Adwitya (2021) ANALISIS JSA DAN IBPRP BERDASARKAN PERMEN PUPR No.21 TAHUN 2019 Studi Kasus: Pekerjaan Struktur Balok Pada Proyek Pembangunan Gedung Layanan Pembelajaran Fakultas ISIP Universitas Jenderal Soedirman ANALYSIS OF JSA AND IBPRP BASED ON REGULATION OF THE MINISTER OF PUPR No.21 of 2019 Case Study: Block Structure Work in the Learning Service Building Project of the Faculty of ISIP, Jenderal Soedirman University. Tugas Akhir thesis, University of Technology Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK_5160811126_Feri Setiabudi .pdf

Download (316kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Tingginya kasus kecelakaan kerja disektor konstruksi, pemerintah telah mengatur penyelengaraan KK dalam Peraturan Menteri serta mewajibkan pelaksanaannya di semua sektor industri. Kementrian PUPR selaku regulator sekaligus pengerak sektor konstruki Nasional menjadikan KK sebagai prioritas dalam pelaksanaan pembangunan nasional. Pelaksanaan KK tidak hanya bermanfaat untuk melindungi para pekerja konstruksi, tetapi juga mampu meningkatkan produktifitas dan kinerja pekerja. Tujuan penelitian adalah mengetahui bagaimana menganalogi bahaya menggunakan JSA dan mengetahui rancangan IBPRP pekerjaan balok. Penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi bahaya menggunakan metode JSA dan IBPRP sesuai dengan Permen PUPR No.21 Tahun 2019. Kemudian melakukan validasi kepada pihak proyek dengan metode Forum Group Discusion. Selanjutnya melakukan penilaian risiko pada form IBPRP untuk menentukan nilai kemungkinan dan keparahan. Penentuan tingkat risiko dianalisis dengan tabel dampak dan kemungkinan. Hasil dari penelitian ini yaitu, Penerapan dan pelaksanaan pembuatan JSA dan IBPRP sudah sesuai dengan Permen PUPR No. 21/PRT/M/2019 Tentang Pedoman SMKK dan telah divalidasi oleh pihak proyek dan dinyatakan layak untuk uji coba tanpa revisi. Dari 24 jenis tahap pekerjaan struktur balok yang dianalisis dengan metode IBPRP, didapatkan 5 tingkat risiko yang berbeda yaitu dengan tingkat risiko Exstrim 4%, tingkat risiko Tinggi 8%, tingkat risiko Sedang 67%, tingkat risiko Rendah 21% dan tingkat risiko Nol 0%. Kata Kunci: Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, JSA dan IBPRP, Permen PUPR No.21 Tahun 2019 ABSTRACT With the high number of work accidents in the construction sector, the government has regulated the implementation of COWs in a Ministerial Regulation and obliges its implementation in all industrial sectors. The Ministry of PUPR as the regulator as well as the driving force of the National construction sector makes Work Safety a priority in the implementation of national development. The implementation of Work Safety is not only beneficial to protect construction workers, but also to increase worker productivity and performance. The research objectives were to know how to analyze the hazards using JSA and to know the IBPRP design of block work. This research begins by identifying the dangers using the JSA and IBPRP methods in accordance with the PUPR Ministerial Regulation No.21 of 2019. Then validating the project with the Group Discussion Forum method. Next, conduct a risk assessment on the IBPRP form to determine likelihood and severity values. The determination of the level of risk is analyzed with a table of impacts and likelihoods. The results of this study are the implementation and implementation of the JSA and IBPRP making is in accordance with the PWPH Regulation No. 21 / PRT / M / 2019 Regarding SMKK Guidelines and it has been validated by the project and declared fit for trial without revision. Of the 24 types of work stages of the beam structure analyzed by the IBPRP method, 5 different levels of risk were obtained, namely the Exstrim risk level of 4%, High risk level 8%, Medium risk level 67%, Low risk level 21% and Zero risk level 0% . Keywords: Hazard Identification, Risk Assessment, JSA and IBPRP, PUPR Regulation No.21 Year 2019 DAFTAR PUSTAKA Alexander, H., Nengsih, S., & Guspari, O. (2019). Kajian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi Balok Pada Konstruksi Bangunan Gedung. Jurnal Ilmiah Poli Rekayasa, 15(1), 39-47. Ihsan, T., Hamidi, S. A., & Putri, F. A. (2020). Penilaian Risiko dengan Metode HIRADC Pada Pekerjaan Konstruksi Gedung Kebudayaan Sumatera Barat. Jurnal Civronlit Unbari, 5(2), 67-74. Putri, L. K., & Suletra, I. W. (2017). Analisis risiko K3 di proses produksi tiang pancang dengan metode JSA dan risk matrix: Studi kasus di PT X. In Seminar dan Konferensi Nasional IDEC (pp. 8-9). Pertiwi, A. D., Sugiono, S., & Efranto, R. Y. (2015). Implementasi Job Safety Analysis (Jsa) Dalam Upaya Pencegahan Terjadinya Kecelakaan Akibat Kerja (Studi Kasus: PT. Adi Putro Wirasejati). Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri, 3(2), p386-396. Jannah, M. R. (2017). Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui Pendekatan HIRADC dan Metode Job Safety Analysis pada Studi Kasus Proyek X di Jakarta (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya). Dewi, A. I., & Nurcahyo, C. B. (2013). Analisa Risiko Pada Proyek Pembangunan Underpass Di Simpang Dewa Ruci Kuta Bali. Jurnal Teknik ITS, 2(2), C72-C77. Bhaskara Adwitya, Nugraheni Fitri. (2016). Mengintegrasi Prosedur Operasi Standar Dan Keselamatan Kerja Kerja Penguatan Beton Kolom. International Conference on Sustainable Built and Environment Sustainable Building and Environment for Sophisticated Life October 12-14, 2016 Bhaskara Adwitya , Nugraheni Fitri, Sumarningsih Tuti. (2017). Integrating Standard Operating Procedures for Basement Work Area .The Third International Conference on Sustainable Infrastructure and Built Environment Sustainable Infrastructure and Built Environment – Past, Present and Future.hal 421 Diharjo, T. S., & Sumarman, S. (2020). Analisis Manajemen Konstruksi Pembangunan Ruko Grand Orchard Cirebon. Jurnal Konstruksi, 5(1). Said, A. A. (2013). Analisis Pelaksanaan Teknik Job Safety Analysis (JSA) Dalam Identifikasi Bahaya Di Tempat Kerja Pada Terminal Y PT X Di Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur Tahun 2012. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 21/PRT/M/2019 Tahun 2019 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Septianingrum, W. U. (2011). Penilaian Risiko Keselamatan Kerja pada Proses Pemasangan Ring Kolom dan Pemasangan Bekisting di Ketinggian pada Pembangunan Gedung XY oleh PT. X Tahun. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Keria Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor Per.08/Men/Vii/2010 Tentang Alat Pelindung Diri Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi No. Per.01/Men/1980 Tentang Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Konstruksi Bangunan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dalam Pekerjaan Pada Ketinggian Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2016 Tentang Penempatan Tenaga Kerja Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2019 Tentang Penyediaan Tenaga Teknis Yang Kompeten Di Bidang Perdagangan Jasa Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

Item Type: Thesis (Skripsi, Tugas Akhir or Kerja Praktek) (Tugas Akhir)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Teknik Sipil
Depositing User: Kaprodi S1 Teknik Sipil UTY
Date Deposited: 30 Dec 2021 08:45
Last Modified: 30 Dec 2021 08:45
URI: http://eprints.uty.ac.id/id/eprint/7416

Actions (login required)

View Item View Item