PERANCANGAN PUSAT KEBUDAYAAN ISLAM DIKABUPATEN SUMBAWA Dengan Pendekatan Extending Tradition

Alamsyahl, Muhammad and Preambudi, Akbar (2021) PERANCANGAN PUSAT KEBUDAYAAN ISLAM DIKABUPATEN SUMBAWA Dengan Pendekatan Extending Tradition. Tugas Akhir thesis, University of Technology Yogyakarta.

[img] Text
ABSTRAK-5170911094-MUHAMMAD ALAMSYAH.pdf

Download (156kB)

Abstract

Pusat kebudayaan islam merupakan fasilitas yang sangat penting untuk masyarakat di Kabupaten Sumbawa, dapat dilihat dari banyaknya peninggalan zaman dahulu masih ada sampai sekarang baik dari rumah ibadah, bangunan pusat pemerntahan dan kegiatan budaya warisan leluhur yang bernafaskan islam masih dilakukan sampai saat ini. Kabupaten Sumbawa sendiri belum memiliki tempat untuk mewadahi kegiatan dan barang peninggalan tersebut serta menjadi tempat pembelajaran bagi masyarakatnya untuk lebih mengenal budaya yang ada di Kabupaten Sumbawa. Mengetahui masalah tersebut dengan adanya Pendekatan Extending Tradition yang digunakan untuk menyelsaikan permasalahan, yang diamana keberlanjutan tradisi lokal menjadi hal utama di era modern ini. Perancangan Pusat Kebudayaan Islam ini menjadi salah satu cara untuk menjaga peninggalan leluhur dan melestarikan keberlanjutan tradisi local agar masyarakat dapat mempelajari, menjaga dan megetahui sehingga dapat diterapkan pada kehidupan bermasyarakat dan tidak mudah terpengaruh oleh budaya luar saat ini. Pendekatan Extending Tradition untuk Perancangan Pusat Kebudayaan Islam di Kabupaten Sumbawa, akan menjadi penunjang keberlanjutan budaya di Kabupaten Sumbawa khususnya dan Nusa Tenggara Barat umumnya, dikarenakan pendekatan Extending Tradition mempengaruhi bentuk, ornament, material dan iklim pada bangunan. The Islamic cultural center is a very important facility for the people in Sumbawa Regency. It can be seen from many ancient relics that still exist today, in the form of houses of worship, government buildings and cultural activities of ancestral heritage with its Islamic atmosphere, a religion still being performed nowadays. Sumbawa Regency has not had a place yet to accommodate these activities and relics, as well as a place of learning for its people to understand the culture that exists in this regency. Aware of these problems, I use the Extending Tradition Approach to solve them, especially where the sustainability of local traditions plays major role in this modern era. The design of the Islamic Cultural Center is one way to maintain ancestral heritage and preserve the sustainability of local traditions so that people can learn and maintain it. Thus, it can be applied to social life with the hope that the localsare not easily carried away by foreign culture. The Extending Tradition approach for Designing an Islamic Cultural Center in Sumbawa Regency will support cultural sustainability in Sumbawa Regency in particular, and West Nusa Tenggara in general, because the Extending Tradition approach affects the shape, zoning arrangement, ornament, material and climate effect toward the building.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tugas Akhir or Kerja Praktek) (Tugas Akhir)
Uncontrolled Keywords: Perancangan Pusat Kebudayaan Islam, Kabupaten Sumbawa, Extending Tradition Keywords: Design of Islamic Cultural Center, Sumbawa Regency,
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Arsitekur
Depositing User: Kaprodi S1 Arsitektur UTY
Date Deposited: 26 Aug 2022 06:49
Last Modified: 26 Aug 2022 06:49
URI: http://eprints.uty.ac.id/id/eprint/10142

Actions (login required)

View Item View Item