PENERAPAN ARSITEKTUR EKOLOGI PADA PERANCANGAN TAMAN BUDAYA DI CILACAP

Wahyuni, Sri and Ardyanto, Setiawan (2022) PENERAPAN ARSITEKTUR EKOLOGI PADA PERANCANGAN TAMAN BUDAYA DI CILACAP. Other thesis, University of Technology Yogyakarta.

[img] Text
ABSTRAK-5170911075-SRI WAHYUNI.pdf

Download (89kB)

Abstract

Taman budaya merupakan sebuah wadah yang menampung banyak kegiatan kesenian. Kabupaten Cilacap merupakan kabupaten yang banyak memiliki seniman berbakat namun fasilitas berupa gedung untuk melakukan kegiatan kesenian belum ada. Hal ini sangat disayangkan mengingat di Cilacap banyak sekali seniman-seniman berbakat. Cilacap sendiri merupakan sebuah nama Kabupaten di Jawa Tengah dan merupakan daerah terluas di Jawa Tengah. Sebagai jalan keluar dari permasalahan tersebut, maka perlu dibangun gedung untuk berkesenian salah satunya taman budaya yang dapat memfasilitasi para seniman Cilacap untuk terus berkarya dan juga untuk mempertahankan budaya ataupun mengembangkan kesenian yang sudah ada agar tidak lenyap dimakan oleh zaman. Cilacap merupakan kota industri yang memberikan dampak buruk pada lingkungan di area sekitar industri. Sehingga untuk perancangan taman budaya di Cilacap dirasa akan lebih cocok jika menggunakan pendekatan Arsitektur Ekologi karena arsitektur ekologi merupakan pendekatan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Sehingga diharapkan dapat menjaga ekosistem dan tidak memperparah kondisi lingkungan yang ada. A cultural park is a place that accommodates many artistic activities. Cilacap Regency is a district with many talented artists, but facilities in buildings to carry out artistic activities do not yet exist. This is unfortunate considering that there are so many talented artists in Cilacap. Cilacap itself is the name of a district in Central Java and is the largest area in Central Java. As a way out of this problem, it is necessary to build a building for the arts, one of which is a cultural park that can facilitate Cilacap artists to continue to work and maintain culture or develop existing arts so that they do not disappear with the times. Cilacap is an industrial city that harms the environment around the industry. So, for the design of the cultural park in Cilacap, it is deemed more suitable to use the Ecological Architecture approach because ecological architecture is an environmentally sound and sustainable approach, so it is expected to maintain the ecosystem and not aggravate the existing environmental conditions.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tugas Akhir or Kerja Praktek) (Other)
Uncontrolled Keywords: Taman Budaya, Cilacap, Perancangan, Ekologi, Cultural Park, Cilacap, Design, Ecology
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Arsitekur
Depositing User: Kaprodi S1 Arsitektur UTY
Date Deposited: 10 Oct 2022 02:48
Last Modified: 10 Oct 2022 02:48
URI: http://eprints.uty.ac.id/id/eprint/10665

Actions (login required)

View Item View Item