ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN METODE JUST IN TIME PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV UNTUK MEMPERKECIL TERJADINYA KELEBIHAN BAHAN DAN BIAYA PADA PERUSAHAAN

Fadilah, Hafni and Suseno, Suseno (2023) ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN METODE JUST IN TIME PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV UNTUK MEMPERKECIL TERJADINYA KELEBIHAN BAHAN DAN BIAYA PADA PERUSAHAAN. ["eprint_fieldopt_thesis_type_tugasakhir" not defined] thesis, University of Technology Yogyakarta.

[img] Text
5190611160 HAFNI FADILAH-ABSTRAK.pdf

Download (146kB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memecahkan masalah dalam memperkecil biaya yang akan dikeluarkan oleh perusahaan, biaya tersebut yaitu total biaya kebutuhan bahan baku, dimana pada perusahaan sendiri sering terjadinya kelebihan biaya, kelebihan biaya sendiri bisa terjadi karena adanya penumpukan bahan baku pada perusahaan atau pabrik, pemesanan bahan yang berlebihan, serta pengiriman bahan yang berlebihan akibat dari pemesanan bahan sebelumnya, dan adanya kerusakaan atau buah mentah pada pabrik yang menyebabkan terjadinya penurunan produksi serta penumpukan bahan. Dengan menggunakan metode Just In Time perusahaan dapat melakukan penghematan biaya sekitar 81% dari jumlah yang seharusnya dikeluarkan oleh perusahaan. Dimana dengan menggunakan metode Just In Time perusahaan memiliki total penghematan biaya persediaan sekitar Rp. 231.069.098,00, sedangkan dengan metode perusahaan perusahaan memiliki total biaya sekitar Rp. 284.912.500,00. Dan untuk biaya dengan mempertimbangkan nilai toleransi sendiri sebanyak 5% baik dalam bahan baku, kerusakaan dan lainnya diketahui bahwa metode Just In Time memiliki total penghematan biaya persediaan sekitar Rp. 227.573.500 dalam setiap kali pengiriman atau pemesanan bahan baku dimana dalam setiap kali pemesanan bahan perusahaan hanya mengeluarkan jumlah biaya sebanyak Rp53.843.401,00 dengan kuantitas jumlah pengiriman bahan paling optimal sebanyak 3.183.035,71 ton dalam setiap kali pengiriman bahan. Dan apabila adanya toleransi perusahaan sebanyak 5% dalam kualitas bahan baku maka diperkirakan jumlah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam setiap kali pengiriman yaitu sebanyak Rp. 56.893.375,00, disimpulkan bahwa metode Just In Time memiliki jumlah biaya lebih efektif dan efisien serta jumlah atau kuantitas pemesanan atau pengiriman bahan yang lebih optimal dengan memperkirakan jumlah kebituhan bahan maupun biaya dalan setiap kali pembelian. Oleh karena ini dapat diperhitungkan bahwa metode Just In Time memiliki total biaya yang lebih efektif dan efisien. Karena metode tersebut memiliki jumlah biaya yang lebih sedikit dan memiliki jumlah pengangkutan pengambilan bahan lebih sesuai dengan perusahaan yaitu sebanyak 25 sampai 28 kali pengangkutan. Dibandingkan dengan metode perusahaan sebelumnya pengangkutan bahan dilakukan hanya 5 kali, dengan jumlah bahan melebihi kapasitas angkut truk perusahaan. Kata Kunci : Persediaan Bahan, Biaya, dan Just In Time (JIT) ABSTRACT This research was conducted with the aim of solving the problem of minimizing the costs to be incurred by the company. This cost is the total cost of raw material requirements, where the company itself often experiences excess costs. Excess costs can occur due to the accumulation of raw materials at the company or factory, ordering excessive materials, and sending excessive materials due to ordering materials previously, and the existence of damage or unripe fruit at the factory which causes a decrease in production and accumulation of materials. By using the Just In Time method, the company can save costs of around 81% of the amount that should be spent by the company. Which by using the Just In Time method the company has a total inventory cost savings of around IDR 231,069,098.00, while using the company method the company has a total cost of around IDR 284,912,500.00. And for costs taking into account a tolerance value of 5% both in raw materials, damage and others, it is known that the Just In Time method has a total inventory cost savings of around IDR 227,573,500 in every delivery or ordering of raw materials, which in every time the company orders materials, it only costs IDR 53,843,401.00 with the most optimal quantity of material delivered as much as 3,183,035.71 tons in each material delivery. And if there is a company tolerance of 5% in the quality of raw materials, it is estimated that the total costs incurred by the company in each shipment are IDR 56,893,375.00. It was concluded that the Just In Time method has a more effective and efficient total cost as well as a more optimal number or quantity of ordering or delivery of materials by estimating the amount of material requirements and costs in each purchase. Because of this, it can be calculated that the Just In Time method has a more effective and efficient total cost because this method has a lower total cost and has a more appropriate number of transports for material taking by the company of 25 to 28 times of transportation. Compared to the company's previous method of transporting materials only 5 times, with the amount of material exceeding the company's trucking capacity. Keywords: Material Inventory, Cost, and Just In Time (JIT)

Item Type: Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_tugasakhir" not defined])
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Teknik Industri
Depositing User: Kaprodi S1 Teknik Industri UTY
Date Deposited: 01 Aug 2023 07:21
Last Modified: 01 Aug 2023 07:21
URI: http://eprints.uty.ac.id/id/eprint/13297

Actions (login required)

View Item View Item