Wening, Cicilia and Pamungkas, Luhur Sapto (2026) PENGEMBANGAN AREA KULINER DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS DEVELOPMENT OF CULINARY AREA WITH AN ECOLOGICAL ARCHITECTURAL APPROACH IN KYAI LANGGENG ECOPARK, MAGELANG. Tugas Akhir thesis, UNIVERSITY OF TECHNOLOGY YOGYAKARTA.
|
Text
ABSTRAK-5210911214-CICILIA WENING.pdf Download (115kB) |
Abstract
Taman Kyai Langgeng Ecopark Magelang merupakan salah satu kawasan wisata kota yang memiliki potensi besar sebagai ruang rekreasi, edukasi, dan ekonomi. Salah satu potensi yang belum termanfaatkan secara optimal adalah area kuliner, yang saat ini masih bersifat terpisah, kurang terintegrasi dengan lingkungan taman, serta belum mencerminkan karakter kawasan ekowisata. Pengembangan area kuliner diperlukan tidak hanya untuk meningkatkan kualitas pelayanan pengunjung, tetapi juga sebagai upaya penguatan aktivitas ekonomi lokal secara berkelanjutan.Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang pengembangan area kuliner di Taman Kyai Langgeng Ecopark dengan pendekatan arsitektur ekologis, yang menekankan pada keselarasan antara bangunan, manusia, dan lingkungan alam. Pendekatan ini diterapkan melalui strategi perancangan yang meliputi pemanfaatan potensi tapak, pengurangan dampak lingkungan, penggunaan material ramah lingkungan, pengolahan sirkulasi udara dan pencahayaan alami, serta pengelolaan air dan vegetasi sebagai bagian dari sistem desain.Metode perancangan yang digunakan diawali dengan analisis kondisi eksisting kawasan, potensi dan permasalahan tapak, serta kebutuhan pengguna. Hasil analisis tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam konsep perancangan ruang, bentuk bangunan, dan tata kawasan kuliner yang menyatu dengan lanskap taman. Diharapkan, rancangan ini mampu menciptakan area kuliner yang nyaman, berkelanjutan, serta memperkuat identitas Taman Kyai Langgeng Ecopark sebagai kawasan wisata yang berwawasan lingkungan. Kyai Langgeng Ecopark Magelang is one of the city’s prominent tourist destinations, offering significant potential as a recreational, educational, and economic space. However, the culinary area remains underutilized; it is currently separate, poorly integrated with the park environment, and does not reflect the character of an ecotourism site. Developing the culinary area is essential not only to enhance visitor services but also to support sustainable local economic activities. This final project aims to design the culinary area development at Kyai Langgeng Ecopark using an ecological architecture approach that emphasizes harmony among buildings, people, and the natural environment. This approach is implemented through design strategies that leverage the site’s potential, minimize environmental impact, use eco-friendly materials, optimize air circulation and natural lighting, and incorporate water and vegetation management as integral components of the design system. The design process begins with an analysis of the site’s existing conditions, potential, challenges, and user needs. The findings are then translated into a concept for spatial design, building form, and culinary area layout that integrates seamlessly with the park’s landscape. This design aims to create a comfortable, sustainable culinary area that reinforces Kyai Langgeng Ecopark’s identity as an environmentally conscious tourist destination.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tugas Akhir or Kerja Praktek) (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | wisata kuliner, arsitektur ekologis, ruang terbuka hijau, respons lanskap. culinary tourism, ecological architecture, green open space, landscape response. |
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Arsitekur |
| Depositing User: | Kaprodi S1 Arsitektur UTY |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 05:04 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 05:04 |
| URI: | http://eprints.uty.ac.id/id/eprint/19907 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
