EFEKTIVITAS CAMPURAN BORAKS DENGAN KAPUR SEBAGAI BAHAN PENGAWET KAYU SENGON TERHADAP SERANGAN RAYAP DAN UJI KUAT LENTUR

Prakoso, Lion (2018) EFEKTIVITAS CAMPURAN BORAKS DENGAN KAPUR SEBAGAI BAHAN PENGAWET KAYU SENGON TERHADAP SERANGAN RAYAP DAN UJI KUAT LENTUR. Tugas Akhir thesis, University of Technology Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK Lion Prakoso.pdf

Download (147kB) | Preview

Abstract

Kayu adalah salah satu bahan bangunan tertua dan paling dasar yang digunakan oleh manusia. Dalam banyak kultur dan iklim, kayu lebih dominan dibandingkan batu bata sebagai bahan untuk membangun rumah, rayap menjadi musuh utama dalam penggunaan kayu yang memakan selulosa yang terdapat dalam kayu yang mengakibatkan cacat pada kayu dan mengurangi kekuatan kayu. Sehingga kayu membutuhkan zat pengawet terhadap serangan rayap serta mungkin dapat menambah kuat lentur kayu. Pengujian ini menggunakan metode eksperimen dengan proses rendaman yang telah dicampur dengan boraks dan kapur terhadap kayu sengon. Campuran boraks dan kapur dicampur dengan perbandingan 1 : 1. Benda uji A dengan konsentrasi 5% sebanyak 12 buah, benda uji B dengan konsentrasi 7,5% sebanyak 12 buah, benda uji C dengan konsentrasi 10% sebanyak 12 buah, benda uji D tanpa pengawetan sebanyak 4 buah. Masing-masing direndam selama 1 jam, 2 jam dan 3 jam, sedangkan untuk benda uji D sebagai kontrol tanpa dilakukan perendaman. Semua benda uji dikubur dalam tanah sampai terlihat pengaruh awal dan menguji kuat lentur kayu sengon yang sudah diberi pengawet campuran boraks dan kapur dengan waktu perendaman 2 jam. Kehilangan berat rata-rata pada benda uji A dengan lama perendaman 1 jam; 2 jam; 3 jam berturut-turut sebesar 2,23 gr; 2,73 gr; 1,93 gr. Benda uji B dengan lama perendaman 1 jam; 2 jam; 3 jam berturut-turut mengalami kehilangan berat sebesar 1,98 gr; 2,13 gr; 2,25 gr. Benda uji C dengan lama perendaman 1 jam; 2 jam; 3 jam berturut-turut mengalami kehilangan berat sebesar 1,35 gr; 1,18 gr; 1,95 gr. Untuk benda uji D sebagai kontrol mengalami kehilangan berat sebesar 16,85 gr. Kuat lentur pada benda uj A1, A2 dan A3 berturut-turut sebesar 3,10 MPa; 3,13 MPa; 3,12 MPa. Benda uji B berturut-turut sebesar 4,25 MPa; 4,00 MPa; 3,36 MPa. Benda uji C berturut-turut sebasar 3,98 MPa; 4,66 MPa; 3,34 MPa, sedangkan untuk kontrol benda uji D rata-rata sebesar 3,13 Mpa. Campuran yang paling efektif untuk pengawetan terhadap serangan rayap tanah dan sebagai penambah kekuatan lentur adalah dengan konsentrasi 10% lama perendaman 2 jam.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tugas Akhir or Kerja Praktek) (Tugas Akhir)
Uncontrolled Keywords: Pengawetan, Kayu Sengon, Rayap Tanah, Kuat Lentur
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Teknik Sipil
Depositing User: T. Sipil UTY
Date Deposited: 27 Feb 2018 01:05
Last Modified: 27 Feb 2018 01:05
URI: http://eprints.uty.ac.id/id/eprint/827

Actions (login required)

View Item View Item