“Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram terhadap Kecenderungan Nomophobia Mahasiswa” "Relationship of Intensity Use of Instagram Social Media to the Tendency of Student Nomophobia"

Anamta Yuniar, Daarika (2023) “Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram terhadap Kecenderungan Nomophobia Mahasiswa” "Relationship of Intensity Use of Instagram Social Media to the Tendency of Student Nomophobia". ["eprint_fieldopt_thesis_type_tugasakhir" not defined] thesis, Universitas Teknologi Yogyakarta.

[img] Text
5191211015_DAARIKA ANAMTA YUNIAR_ABSTRAK_2.docx

Download (18kB)

Abstract

Perkembangan smartphone semakin lengkap dengan kehadiran media sosial yang menawarkan fasilitas multifungsi. Instagram menjadi platform kedua yang banyak digunakan sebesar 84, 8%. Kehadiran Instagram menjadikan individu memiliki intensitas tinggi untuk mengoperasikan smartphone. Penggunaan smartphone dengan intensitas berlebih membuat individu mengalami ketergantungan hingga muncul rasa cemas ketika jauh dari smartphone, yang disebut dengan nomophobia. Dimana mahasiswa dengan usia 18-24 tahun menjadi kelompok paling rentan mengalami nomophobia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berapa besar tingkat intensitas penggunaan media sosial instagram pada mahasiswa UTY, mengidentifikasi kecenderungan nomophobia pada mahasiswa UTY, serta menguji hubungan antara intensitas penggunaan media sosial instagram dengan kecenderungan nomophobia pada mahasiswa UTY. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan populasi 1542 mahasiswa angkatan 2020 Fsaintek, UTY. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh sampel 100 mahasiswa, dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data ini dilakukan dengan angket tertutup. Hasil penelitian diperoleh besar tingkat intensitas penggunaan instagram pada mahasiswa berada dalam kategori sedang sebesar 63%. Kecenderungan nomophobia yang dialami mahasiswa seperti merasa terganggu apabila tidak bisa memanfaatkan smartphone; merasa gelisah ketika baterai smartphone habis; berusaha mencari sinyal/jaringan; ingin selalu mengecek smartphone ketika disimpan; gelisah tidak bisa berkomunikasi; cemas ketika jauh dari smartphone; kesal tidak bisa mengakses informasi; menjaga smartphone selalu aktif; melihat layar smartphone untuk melihat notifikasi; dan mengecek smartphone ketika bangun tidur. Uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.000 (p<0.05), sehingga terdapat hubungan positif antara intensitas penggunaan instagram terhadap kecenderungan nomophobia (Ha diterima). Penelitian ini dapat menjadi evaluasi individu dengan mengetahui pentingnya pembatasan diri dalam penggunaan media sosial serta dapat mencegah kecenderungan nomophobia. Keterbatasan penelitian ini adalah menguji alat ukur pada responden yang terbatas. Penelitian selanjutnya dapat melakukan uji coba alat ukur dengan responden yang lebih besar, serta memperdalam variabel lain berhubungan dengan penggunaan instagram maupun kecenderungan nomophobia Development Smartphone more complete with the presence of social media that offers multifunctional facilities. Instagram being the second most widely used platform at 84.8%. PresenceInstagram make the individual has a high intensity to operate smartphone. Usage of smartphones with excessive intensity makes the individual experience dependence to the point of feeling anxious when away from the smartphone, which is called nomophobia. Where students aged 18-24 years are the most vulnerable group nomophobia. The purpose of this study is to identify how high the level of intensity of social media use instagram in UTY students, identify trends nomophobia on UTY students, as well as testing the relationship between the intensity of social media use instagram with inclination nomophobia UTY students. This research is a correlational quantitative study with a population of 1542 students from the 2020 class of Faculty of Science and Technology, UTY. As for the technique of taking the sample uses the slovin formula so that a sample of 100 students is obtained, using the technique purposive sampling. This data collection technique was carried out using a closed questionnaire. The research results obtained a large level of intensity of use instagram students are in the medium category at 63%. Trend Nomophobia experienced by students such as feeling disturbed if they cannot use smartphone; feel restless when battery smartphone finished; trying to find a signal/network; always want to check smartphone when stored; restless unable to communicate; anxious when away from smartphone; annoyed at not being able to access information; guard smartphone always on; look at the screen smartphone to view notifications; and check smartphone when you wake up. Hypothesis test obtained a significance value of 0.000 (p <0.05), so there is a positive relationship between the intensity of use instagram against tendencies nomophobia (Ha accepted). This research is expected to be an evaluation by knowing the importance of self-limitation in the use of social media and can prevent trends of nomophobia. The limitation of this research is to test the measurement tool on a limited respondent. Future studies can conduct trials of measuring instruments with a larger respondent, as well as deepen other variables related to usage of instagram as well as tendencies of nomophobia.

Item Type: Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_tugasakhir" not defined])
Uncontrolled Keywords: smartphone, media sosial, instagram, nomophobia, mahasiswa smartphone, social media, instagram, nomophobia, students
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pendidikan > S1 Bimbingan Konseling
Depositing User: Kaprodi S1 Bimbingan Konseling UTY
Date Deposited: 02 Aug 2023 06:26
Last Modified: 02 Aug 2023 06:26
URI: http://eprints.uty.ac.id/id/eprint/13347

Actions (login required)

View Item View Item